CURUP latersia. Com- Sekretariat Perguruan Pencak Silat Rejang Pat Petulai, Kabupaten Rejang Lebong, kini menjadi wadah kegiatan positif bagi anak-anak dan pemuda di lingkungan sekitar.
Secara mandiri, para pemuda memanfaatkan tempat ini untuk mengisi waktu luang dengan hal yang bermanfaat, sekaligus menjauhkan diri dari pergaulan yang dapat merugikan diri sendiri, termasuk perilaku seperti gengsterisme dan kebiasaan buruk lainnya.
Lestarikan Budaya, Bentuk Karakter
Melalui latihan dan berkumpul di sekretariat ini, para anak-anak tidak hanya mengasah kemampuan bela diri yang merupakan *warisan budaya daerah, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, serta persaudaraan yang erat.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa generasi muda mampu mengambil langkah mandiri untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan membangun, jauh dari pengaruh yang dapat merusak masa depan.
Di tengah maraknya isu tawuran dan geng motor yang meresahkan di Curup, kegiatan di Sekretariat Rejang Pat Petulai ini menjadi angin segar. Anak-anak lebih memilih menghabiskan malam dengan berlatih jurus, bukan nongkrong tanpa tujuan.
Harapan untuk Generasi Tangguh
Kehadiran sekretariat ini menjadi harapan sekaligus contoh nyata bagaimana wadah budaya dan olahraga dapat berperan besar dalam membimbing anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berbudi luhur, dan berguna bagi nusa dan bangsa.
Perguruan Rejang Pat Petulai tidak hanya mengajarkan silat, tapi juga nilai-nilai adat Rejang: saling menghormati, rendah hati, dan berani karena benar.