_Wujud Kepedulian Sekolah untuk Ringankan Beban Orang Tua_
KEPAHIANG – Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap peserta didik, SMKN 5 Kepahiang untuk pertama kalinya akan melaksanakan program penyaluran bantuan kepada siswa. Program ini menyasar *212 orang siswa-siswi* dan dijadwalkan akan dibagikan pada *awal Agustus mendatang*.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen sekolah dalam mendukung kelancaran proses belajar mengajar, sekaligus membantu meringankan beban ekonomi orang tua/wali siswa.
*Fokus pada Siswa Yatim dan Yatim Piatu*
Kepala SMKN 5 Kepahiang menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini diprioritaskan bagi siswa yang tergolong kurang mampu, khususnya siswa yatim dan yatim piatu.
“Kami ingin memastikan seluruh siswa bisa mengikuti kegiatan belajar dengan layak dan tidak merasa berbeda dengan teman-temannya. Ini bentuk perhatian kami sebagai keluarga besar SMKN 5 Kepahiang,” ujarnya.
*Rincian Bantuan yang Disalurkan*
Bantuan yang akan diberikan dibedakan berdasarkan kategori penerima, yaitu:
1. *Siswa yatim piatu*
Menerima bantuan berupa *baju seragam sekolah lengkap*. Diharapkan dapat digunakan untuk kegiatan belajar sehari-hari di sekolah.dan juga sepatu sekolah
2. *Siswa yatim*
Menerima bantuan berupa *pakaian olahraga dan sepatu sekolah*. Bantuan ini mendukung kegiatan olahraga dan upacara di sekolah.
3. *Seluruh siswa*
Selain dua kategori di atas, *seluruh 212 siswa-siswi* juga akan menerima *sepatu gratis*. Hal ini bertujuan agar semua siswa memiliki perlengkapan sekolah yang seragam dan rapi.
*Harapan ke Depan*
Pihak sekolah berharap program ini tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga memberikan motivasi bagi siswa untuk lebih semangat dalam belajar dan berprestasi.
“Bantuan ini kecil nilainya, tapi besar maknanya. Semoga bisa menjadi penyemangat adik-adik untuk terus belajar dan mengharumkan nama SMKN 5 Kepahiang,” tambah kepala sekolah.
Program sosial ini juga diharapkan menjadi awal yang baik dan berkelanjutan. Ke depan, SMKN 5 Kepahiang yang di pimpin ibu sangkut susanti selakuh kepalah sekolah berencana untuk terus mengadakan kegiatan serupa sebagai bentuk kepedulian terhadap siswa.
-
Dengan adanya bantuan ini, SMKN 5 Kepahiang ingin menciptakan lingkungan sekolah yang inklusif, di mana tidak ada siswa yang tertinggal karena keterbatasan.
