Ratusan warga melakukan aksi damai untuk menyuarakan pendapatnya soal ketidakmauan warga dipimpin oleh kepala desa (Kades) yang arogan. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh kekecewaan warga Air Putih, Kali Padang, Rejang Lebong terhadap oknum kadesnya.
Sebelumnya tanggal 28 Juli 2025 warga berkumpul di kediaman oknum Kades Maman Casmadi, untuk menyampaikan pendapat namun disambut tindakan arogan oleh oknum kades tersebut. Salah satu tokoh masyarakat yang dituakan oleh warga desa bernama Mbah Damin menerima tindakan tidak sopan dan ditunjuk tunjuk mukanya oleh oknum tersebut. Kejadian tersebut disaksikan oleh Ibu Harni dan Ibu Suryati.
Pada saat kejadian oknum kades tersebut berjanji akan melakukan musyawarah di Kantor Desa pada Sabtu, 2 Agustus 2025. Agenda musyawarah tersebut diadakan untuk menampung aspirasi warga dan akan melakukan voting terkait aspirasi tersebut. Namun setelah warga berkumpul, oknum kades tersebut tidak hadir di kantor desa.
Warga yang sudah muak menyampaikan sudah tidak mau lagi dipimpin oleh kades karena tidak pernah bermusyawarah tentang aspirasi warga. Atas kondisi ini warga sudah pernah melaporkannya kepada Bupati Kabupaten Rejang Lebong, Fikri Thobari S.E, namun beliau tidak ada ditempat. Aspirasi warga ditampung melalui staf ahli buoati, Andi.
Warga berharap perkara ini cepat ditindaklanjuti dan tidak terjadi lagi hal hal yang tidak terpuji. Warga juga akan mengawal perkembangan kasus ini hingga tuntas.