Latersia. Com Rejang Lebong, Bengkulu – Kepala SMA Negeri 4 Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Budi, berharap adanya perhatian dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu terhadap rencana pembangunan rumah ibadah di lingkungan sekolah.
Menurut Budi, hingga saat ini SMA Negeri 4 Rejang Lebong belum memiliki rumah ibadah yang dapat digunakan sebagai sarana ibadah maupun kegiatan keagamaan bagi guru dan siswa. Keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala utama sehingga pembangunan masjid di lingkungan sekolah belum dapat direalisasikan.
Budi menyampaikan harapannya agar pemerintah dapat memberikan dukungan berupa bantuan pembangunan atau fasilitas lain yang dapat membantu terwujudnya pembangunan rumah ibadah di SMA Negeri 4 Rejang Lebong.
“Kami berharap Pemerintah Provinsi Bengkulu dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan pembangunan rumah ibadah di sekolah kami. Kehadiran masjid akan menjadi fasilitas yang sangat bermanfaat bagi guru dan siswa dalam melaksanakan ibadah serta mendukung kegiatan pembelajaran agama,” ujarnya.
Apabila pembangunan masjid dapat terwujud, fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah. Selain digunakan sebagai tempat salat berjamaah, masjid juga dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran agama Islam, pengajian, pesantren kilat, peringatan hari-hari besar Islam, serta berbagai kegiatan pembinaan karakter dan akhlak bagi para peserta didik.
Pihak SMA Negeri 4 Rejang Lebong berharap usulan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah sebagai bagian dari upaya meningkatkan sarana pendidikan yang mendukung pembentukan karakter, moral, dan nilai-nilai keagamaan di lingkungan sekolah.
- Dengan adanya sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat, diharapkan pembangunan rumah ibadah di SMA Negeri 4 Rejang Lebong dapat segera terwujud sehingga memberikan manfaat bagi seluruh warga sekolah, baik guru maupun siswa, dalam menjalankan kegiatan ibadah dan aktivitas keagamaan.
