REJANG LEBONG latersia. Com– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Rejang Lebong menggelar sosialisasi pelaksanaan baca tulis Al-Qur’an melalui kegiatan Pengembangan Karier Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada satuan pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung PGRI Kabupaten Rejang Lebong dengan melibatkan jajaran guru SD dan SMP se-Kabupaten Rejang Lebong serta jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam pelaksanaannya, Dinas Dikbud juga bersinergi dengan DPRD Kabupaten Rejang Lebong melalui Komisi I.
Acara dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong, Zakaria Effendi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an bagi peserta didik, khususnya pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Menurutnya, kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an merupakan hal penting yang perlu mendapat perhatian bersama dari pihak sekolah, guru, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Melalui sosialisasi ini, diharapkan sekolah dapat memperkuat upaya pembelajaran baca tulis Al-Qur’an bagi para siswa.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Rejang Lebong, Hidayatullah, berharap seluruh sekolah, baik pada tingkat SD maupun SMP, dapat melaksanakan pembelajaran baca tulis Al-Qur’an secara optimal sehingga peserta didik memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik.
Ia juga berharap kegiatan sosialisasi tersebut dapat menjadi langkah bersama dalam meningkatkan perhatian terhadap pendidikan keagamaan di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong bersama DPRD, para guru, serta seluruh jajaran pendidikan diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam mendukung pelaksanaan program baca tulis Al-Qur’an di satuan pendidikan.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh sekolah di Kabupaten Rejang Lebong dapat menindaklanjuti materi yang disampaikan serta berperan aktif dalam membimbing peserta didik agar mampu membaca dan menulis Al-Qur’an.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendukung pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan umum, tetapi juga memperhatikan pembentukan karakter dan nilai-nilai keagamaan peserta didik.